Tampilkan postingan dengan label advise. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label advise. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 November 2010

Cinta Sejati

Makna 'Cinta Sejati' terus dicari dan digali. Manusia dari zaman ke zaman seakan tidak pernah bosan membicarakannya. Sebenarnya? apa itu 'Cinta Sejati' dan bagaimana pandangan Islam terhadapnya?

Seorang peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico mengungkapkan hasil risetnya yang begitu mengejutkan. Menurutnya: Sebuah hubungan cinta pasti akan menemui titik jenuh, bukan hanya karena faktor bosan semata, tapi karena kandungan zat kimia di otak yang mengaktifkan rasa cinta itu telah habis. Rasa tergila-gila dan cinta pada seseorang tidak akan bertahan lebih dari 4 tahun. Jika telah berumur 4 tahun, cinta sirna, dan yang tersisa hanya dorongan seks, bukan cinta yang murni lagi.

Menurutnya, rasa tergila-gila muncul pada awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, dan terpaan badai tanggung jawab dan dinamika kehidupan efek hormon-hormon itu berkurang lalu menghilang. (sumber: www.detik..com Rabu, 09/12/2009 17:45 WIB).

Bila anda terlanjur terbelenggu cinta kepada seseorang, padahal ia bukan suami atau istri anda, ada baiknya bila anda menguji kadar cinta anda. Kenalilah sejauh mana kesucian dan ketulusan cinta anda kepadanya. Coba anda duduk sejenak, membayangkan kekasih anda dalam keadaan ompong peyot, pakaiannya compang-camping sedang duduk di rumah gubuk yang reot. Akankah rasa cinta anda masih menggemuruh sedahsyat yang anda rasakan saat ini?

Tidak heran bila nenek moyang anda telah mewanti-wanti anda agar senantiasa waspada dari kenyataan ini. Mereka mengungkapkan fakta ini dalam ungkapan yang cukup unik : Rumput tetangga terlihat lebih hijau dibanding rumput sendiri.

Anda penasaran ingin tahu, mengapa kenyataan ini bisa terjadi?
 

Temukan rahasianya pada sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berikut ini :

"Wanita itu adalah aurat (harus ditutupi), bila ia ia keluar dari rumahnya, maka setan akan mengesankannya begitu cantik (di mata lelaki yang bukan mahramnya)." (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)

Orang-orang Arab mengungkapkan fenomena ini dengan berkata :
Setiap yang terlarang itu menarik (memikat).

Dahulu, tatkala hubungan antara anda dengannya terlarang dalam agama, maka setan berusaha sekuat tenaga untuk mengaburkan pandangan dan akal sehat anda, sehingga anda hanyut oleh badai asmara. Karena anda hanyut dalam badai asmara haram, maka mata anda menjadi buta dan telinga anda menjadi tuli, sehingga andapun bersemboyan: Cinta itu buta. Dalam pepatah arab dinyatakan:

Cintamu kepada sesuatu, menjadikanmu buta dan tuli.

Akan tetapi setelah hubungan antara anda berdua telah halal, maka spontan setan menyibak tabirnya, dan berbalik arah. Setan tidak lagi membentangkan tabir di mata anda, setan malah berusaha membendung badai asmara yang telah menggelora dalam jiwa anda. Saat itulah, anda mulai menemukan jati diri pasangan anda seperti apa adanya. Saat itu anda mulai menyadari bahwa hubungan dengan pasangan anda tidak hanya sebatas urusan paras wajah, kedudukan sosial, harta benda. Anda mulai menyadari bahwa hubungan suami-istri ternyata lebih luas dari sekedar paras wajah atau kedudukan dan harta kekayaan. Terlebih lagi, setan telah berbalik arah, dan berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan antara anda berdua dengan perceraian :

"Maka mereka mempelajari dari Harut dan Marut (nama dua setan) itu apa yang dengannya mereka dapat menceraikan (memisahkan) antara seorang (suami) dari istrinya." (Qs. Al Baqarah: 102)


Mungkin anda bertanya, lalu bagaimana saya harus bersikap?

Bersikaplah sewajarnya dan senantiasa gunakan nalar sehat dan hati nurani anda. Dengan demikian, tabir asmara tidak menjadikan pandangan anda kabur dan anda tidak mudah hanyut oleh bualan dusta dan janji-janji palsu.

Mungkin anda kembali bertanya: Bila demikian adanya, siapakah yang sebenarnya layak untuk mendapatkan cinta suci saya? Kepada siapakah saya harus menambatkan tali cinta saya?

Simaklah jawabannya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :

"Biasanya, seorang wanita itu dinikahi karena empat alasan: karena harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya engkau menikahi wanita yang taat beragama, niscaya engkau akan bahagia dan beruntung." (Muttafaqun 'alaih)

Dan pada hadits lain beliau bersabda:

"Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datang kepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi." (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)

Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.

"Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa." (Qs. Az Zukhruf: 67)

Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah anda mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun anda telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari kiamat? Tidakkah anda mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api." (Muttafaqun 'alaih)

Hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinar matahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.

Yahya bin Mu'az berkata : "Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu." Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi saudaraku.

**Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A












 

Sabtu, 28 Agustus 2010

Mengapa Doa belum dikabulkan ?


Memang benar bahwa ALLAH akan mengabulkan semua doaseperti janji NYA. Dan tinggal soal  waktu kapan dikabulkan.Yang jadi masalah, BAGAIMANA KALAU DOA ITU TIDAK SAMPAI KE LANGIT??  Karena tidak mencukupi syarat-syarat doa yang akan dikabulkan.

"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan." (QS. Al-Mu'min: 60).

" Barang siapa tidak mau meminta kepada Allah, niscaya Allah akan marah kepadanya" (HR.Ahmad, Tirmizi, dihasankan Al-Albani)

Doa adalah makanan kesehariaan kita, doa adalah ratap tangis kita. Ketika hati penuh nestapa, dibalut kesedihan, ditertawakan oleh duka, kesulitan selalu mengintai. Doalah sebagai senjata pamungkas dan solusi terbaik.

Tapi kaget, ketika doa yang di panjatkan ternyata tidak berbuah apa-apa.  Sedih hati rasanya, bagaimana bisa menyelesaikan semua yang dihadapi sedangkan apa yang dirindukan tidak kunjung tiba ?  bertanyalah hati, apakah Allah tidak mau mendengarkan doa ku?

mengapa itu bisa terjadi? Marilah bersama kita merenungkannya, Mungkin saja ada yang terlupakan oleh kita, apakah itu ?

Belum Bertaubat Dari Dosa-Dosa

Mungkin saja kita belum bertaubat. Bagaimana mungkin doa itu terkabul sedangkan kita masih berbalut dosa?? Masih berselimut maksiat!!!cobalah bertaubat dahulu sebelum berdoa. Salat 2 rakaat sunnah apa saja, mau salat taubat, salat sunnat wudhu, tahajud dll. Sesudah salat istighfar dulu min. 100 x.

Jarang/Tidak Pernah Bersyukur

Mungkin saja kita jarang atau tidak sama sekali bersyukur. Dalam Al-Qur'an disebutkan:

 " Bila kalian bersyukur, maka niscaya kutambahkan nikmat atas kalian. Dan bila kalian mengingkari nikmatKU, sungguh siksaku amat pedih." (QS. Ibrahim: 7)

 Bersyukur itu bukan masalah suka atau tidak, tapi wajib dan harus. Kalau tidak bersyukur kita diancam dengan kepedihan, nestapa ditambah siksa. Nah mana mungkin doa dikabul sedangkan bersyukur saja tidak, malah kita terancam dengan siksa lagi.

Lupa Kewajiban Terhadap Sesama


Mungkin saja kita lupa pada orang miskin, lupa pada tetangga yang kelaparan, saudara jauh kita yang mungkin tak punya uang untuk bayaran, ya perbanyak bersedekahlah.

Tidak Memperhatikan Ke Halalan Makanan

Mungkin saja kita sering makan makanan yang haram. Ingatlah,seruan agama bahwa kita harus menjaga perut kita dari yang haram.

Itulah sekelumit mengapa doa tidak terkabul masih ada beberapa dan Insya Allah dalam kesempatan lain. Tentunya masih banyak lagi untuk itulah , mari kita terus menggali dan memperkaya diri terhadap ilmu agama tidak saja hanya ilmu dunia yang kita cari, ilmu dunia dan akherat tentunya harus seimbang dan tentulah utamakan ilmu akherat mu agar engkau selamat dalam mencari ilmu dunia.

Wallahu'allam.

"Ya Allah, jadikan kami hamba yang selalu bersyukur, jangan jadikan kami hamba yang tidak pernah bersyukur karena kami yakin bahwa kemarahan-Mu sakit dan pedih rasanya. Ya Allah, jadikan keluarga kami, anak-anak kami yang selalu menegakan shalat, rajin membaca Al-Qur'an. Betapa malu rasanya sekolah terbaik kami berikan, pendidikan terbaik kami usahakan. Namun kami lupa pendidikan Islam bagi anak-anak kami. Ya Allah, aku malu kemanapun kami bisa pergi, namun ke majelis yang selalu menyebut namaMu, tidak sekalipun kami injak. Ya Allah jangan karena itu doa kami tidak dikabulkan. Ke dunia mana kami akan pindah, jika Engkau sudah tidak sudi mendengar doa kami."





















 

Jumat, 27 Agustus 2010

Hal Yang Sangat

Hal yang sangat menyedihkan adalah saat kau jujur pada temanmu dan dia berdusta padamu. Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya. Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya.

Hal yang sangat menyakitkan adalah saat kau mengirimkan email pada temanmu, dia menghapus tanpa membacanya. Saat kau membutuhkan jawaban dari email mu, dia tidak menjawab dan mengacuhkannya. Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu. Saat kau mencintainya dengan tulus, tapi dia tidak mencintaimu. Saat dia yang kau sayangi , memutuskan hubungannya denganmu.

Hal yang sangat mengecewakan adalah saat kau dibutuhkan hanya pada saat dia dalam kesulitan. Saat kau bersikap ramah, dia terkadang bersikap sinis padamu. Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu.

Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu. Sebenarnya, hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu.

Saat temanmu berdusta padamu atau tidk menepati janjinya, sebenarnya dia mengajarimu agar kau tidak berperilaku seperti dia.

saat temanmu menghapus email yang kau kirim sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu, sebenarnya dia telah mengajarkan agar tidak berprasangka buruk dan selalu berpikiran positif bahwa mngkin saja dia pernah membaca email yang kau kirim atau mungkin saja dia tidak melihatmu.

Saat kau mencintai dengan tulus, tapi dia tidak mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba-tiba memutuskan hubungannya denganmu, sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk menerima rencanaNya

Hmm... Begitu banyak hal tidak menyenangkan yang sering kau alami atau bertemu dengan orang-orang yang menjengkelkan, egois, dan sikap yang tidak mengenakkan. Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang dikecewakan, disakiti, tidak dipedulikan, tidak dihargai, yang paling berharga adalah sebenarnya orang-orang tersebut sedang mengajarimu untuk melatih membersihkan hati dan jiwa, serta melatih untuk menjadi orang yang sabar dan mengajarimu untuk tidak berperilaku seperti itu.

Nasihat Kehidupan

Dalam hidup ini, sering kali kita merasa dikecewakan, depresi, dan sakit hati.
Sesungguhnya kita tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut.

Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan, dan pengharapan.

Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan, dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita.

Kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk.

Cinta tak pernah memandang kekurangan orang yang kita sayangi dan kita cintai.

Cinta hanya akan membawa kebahagiaan dan saling berbagi untuk memahami kekurangan masing-masing dan mencintai dengan apa adanya.

Cinta tak pernah menyakiti, yang sebenarnya adalah menambah kedewasaan dan cara berpikir kita untuk memandang hidup sebagai kasih dan karunia Tuhan yang terbaik.

Cintailah semua makhluk dengan harapan semua dapat berbahagia.




"maafkan aku jika aku bukanlah sahabat yang baik di masalalu kita, teman..."

Hidup adalah Harapan

Bila ada mentari yang menyapa di pagi hari, aku selalu teringat padanya.
Sosok wanita yang begitu dekat dalam hidupku.
Dia yang mengajariku mengerti tentang hidup, pahit dan manis.

Ibuku bukanlah apa-apa, tidak ada yang istimewa dari dirinya.
Dan dia bukanlah tipe wanita modern yang selalu sibuk dengan pekerjaannya.

Dia adalah potret penderitaan berkepanjangan.
Demi aku, apapun ia lakukan, mulai dari membanting tulang, memeras keringat, menguraikan airmata, baginya itu adalah hal biasa.

"Hidup memang tak harus dimulai dengan tertawa,Nak. Saat kita pertama kali lahir ke duniapun, kita sudah menangis," katanya.

Hidup adalah harapan. Harapan yang selalu hadir, seperti terbitnya mentari pagi.


"iloveumom, sorry if i hve told it lately"

Rabu, 09 Juni 2010

Untuk yang Patah Hati

tokoh:
A: orang putus cinta
B: orang bijaksana

pada suatu hari Si A sedang duduk dan menangis di taman, lalu datanglah si B dan berkata
B:kenapa anda menangis?
A:saya habis di putusin sama pacar saya..
B malah tertawa
A:kenapa anda malah tertawa?, bukanya menghibur saya..
B: jelas saya tertawa, mengapa anda harus menangis
A: jelas saja saya menagis, karena saya abis di putusin pacar saya
B: yang seharusnya menangis adalah dia, karena dia telah di tinggalkan oleh orang yang sangat mencintai dia, tetapi anda hanya di tinggalkan oleh orang yang tidak cinta pada anda..